Category Archives: BIMTEK KEARSIPAN

PENDAHULUAN

Seiring dengan perkembangan teknologi yang serba cepat dan canggih dan sesuai amanat presiden bahwa semua instansi pemerintah baik pusat maupun daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya dan secepat-cepatnya harus sudah menggunakan teknologi informasi. Sesuai isi  Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), secara jelas disebutkan bahwa setiap ASN mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi. Pengembangan kompetensi Pegawai ASN dilakukan anatara lain salah satunya melalui Diklat/Bimtek. Keberadaan Pegawai ASN yang memiliki kompetensi merupakan modal bagi pemerintah daerah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara efektif. Program Bintek/diklat manajemen kearsipan berbasis teknologi informasi yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi SDM (competency based training) yang membutuhkan struktur kurikulum dan silabus yang berbasis kompetensi yang sering diistilahkan sebagai kurikulum berbasis kompetensi. Sebagai wujud peningkatan terhadap kemampuan kompetensi teknis manajemen ASN bagi para pengelola SDM-ASN di Instansi pemerintah Pusat dan Daerah harus memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap di bidang manajemen ASN. Read More…

PENDAHULUAN

Dalam Undang-undang no. 43/2009 tentang kearsipan disebutkan bahwa arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai macam bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negera, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi massa, dan perorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Berdasarkan fungsi dan kegunaannya, arsip terdiri dari arsip dinamis dan arsip statis. Arsip dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung oleh pencipta arsip dan disimpan dalam jangka waktu tertentu, sedangkan arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis masa retensinya dan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia dan/atau Lembaga Kearsipan. Read More…

PENDAHULUAN

Arsip vital merupakan kategori dari arsip dinamis, tercipta dalam berbagai bentuk media, tergantung dengan fungsi organisasi. Karena itu dimungkinkan arsip yang tercipta berupa media berbasis kertas, bentuk mikro, elektronik, gambar teknik, peta dan sebagainya. Arsip vital yang diciptakan merupakan arsip aktif dan arsip inaktif. Arsip vital yang bersifat aktif untuk kelanjutan hidup organisasi disimpan pada central file atau ditempat penyimpanan arsip aktif di unit kerja. Arsip vital yang bersifat aktif seperti arsip personalia, arsip pertanggungjawaban keuangan, arsip pemasaran dan sebagainya umumnya frekuensi penggunaannya masih tinggi dan terus menerus, karena itu harus tersedia pada saat diperlukan. Arsip vital yang bersifat inaktif seperti pernyelenggaraan suatu diklat yang sudah berlangsung beberapa waktu yang lalu, penyelenggaraan pameran yang sudah berlangsung dan sebagainya. Pada umumnya frekuensi penggunaan arsip vital yang bersifat inaktif sebagai berkas kerja sudah berkurang dan disimpan pada pusat arsip (record center). Read More…

PENDAHULUAN

Dalam dunia birokrasi pemerintahan daerah sehari-hari selalu dihadapkan pada pekerjaan-pekerjaan yang selalu berkaitan dengan naskah dinas, mulai dari membuat surat, mengarsipkan surat dan lain-lainnya sehingga didapatkan administrasi naskah dinas yang baik. Apabila administrasi naskah dinas sudah baik, maka diharapkan dapat mendukung efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah. Untuk mencapai maksud tersebut, maka perlu dilakukan penyeragaman tata naskah dinas di lingkungan pemerintah daerah. Namun, yang sering menjadi kendala adalah upaya yang dilakukan untuk menyeragamkan naskah dinas masih butuh pemahaman dan keterampilan yang memadai. Read More…

PENDAHULUAN

Arsip merupakan hal yang sangat penting karena arsip merupakan aset pemerintah dan perlu diselamatkan namun seringkali arsip dianggap sebagai sampah. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan arsip yang baik, terutama ketika pemeriksaan BPK maupun BPKP, tata arsip yang baik akan menjadi bukti akan pengelolaan administrasi yang baik dari suatu instansi, sekaligus menjadi alat pertimbangan dalam pengambilan keputusan pemerintah. Kemajuan teknologi yang telah menjadikan dunia semakin terbuka turut serta berpengaruh dalam hal pengelolaan arsip. Berkaitan dengan hal tersebut dan dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para petugas kearsipan mengenai pengelolaan arsip sesuai dengan klasifikasi serta untuk memahami dan melaksanakan pengaturan dan penyimpanan arsip sehingga mempermudah penemuan arsip kembali, maka LPPAP DIKLAT menyelenggarakan “Bimtek Manajemen Kearsipan dan Pengelolaan Pusat Arsip (Record Center)” yang akan dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia pada tanggal :

Read More…